MENYAPA ANAK NUSANTARA BERSAMA SAM

Oleh: Budi Iskandar

Di sebuah pedesaan yang asri. Beberapa bangunan kokoh berdiri. Dihimpit sawah-sawah hijjau dan pohon-pohon bambu yang tinggi menjulang. Berbagai pohon buah melengkapi keindahan bangunan tersebut. Ditempat itu saya berjumpa dengan para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Saung Berbagi. Mereka sedang melaksanakan serangkaian kegiatan hiburan edukatif bagi anak-anak di sekitar lokasi. Katanya ini merupakan kegiatan ketiga kalinya yang sudah biasa mereka laksanakan setiap tahun. Meski hujan mengguyur Kota Tasikmalaya seharian. Namun, saya melihat begitu tinggi antusias anak-anak selama kegiatan.

Saya dan boneka Sam juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kami diberikan waktu khusus untuk mendongeng di depan anak-anak Saung berbagi. Kami tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menyampaikan cerita tentang hal-hal yang baik. Hal ini sejalan dengan visi besar hadirnya #kelasdongenginspiratif yang baru saya buat. Dengan digulirkannya #kelas dongenginspiratif ini diharapakan dapat menjadi wadah bagi saya untuk menyampaikan cerita-cerita yang bernilai positif kepada anak-anak.

Beberapa menit saya menikmati suasana sekitar, melihat anak-anak yang sedang riuh bernyanyi bersama kawan-kawan Komunitas Anak Jalanan Tasikmalaya. Saya lalu menyeduh kopi dan berbincang santai dengan pengurus Komunitas Saung Berbagi. Ini adalah kenikmatan yang begitu banyak saya dapatkan.

***

“Assalamualaikum…”

Giliran saya bercerita bersama boneka Sam. Anak-anak menyaksikan dengan tatapan yang penasaran.  Mereka bingung melihat boneka Sam membuka mulutnya lalu mengucapkan salam.

            Sesekali saya pun mengeluarkan guyonan-guyonan ringan yang bisa saya lakukan untuk menghangatkan atmosfer sebelum cerita inti dimulai.

“Apa kabar hari ini?”Tanya saya kepada anak-anak yang menyaksikan.

“Alhamdulillah.. luar biasa penuh cinta, eaaaa, eaaa”. Jawab anak-anak.

Tentunya sebelum mereka menjawab, saya sudah memberikan contoh di awal. Sehingga saat giliran mereka menjawab, mereka sudah paham jawaban yang harus keluar secara bersamaan dengan kalimat yang sama pula.

Kami semakin akrab. Gelak tawa terus membahana, memenuhi pelataran Saung Pintar. Tidak hanya anak-anak, para orang tua pun ikut hanyut selama  kegiatan mendongeng berlangsung. Sementara di luar, hujan masih belum reda. Namun, kami merasakan kebahagiaan yang penuh keakraban. Kesempatan #menyapaanaknusantaraterusberdatangan. Sekian cerita dongeng inspiratif bersama saya dan Sam. Sampai jumpa pada cerita dongeng berikutnya.

Sukawangi, 20 Juli 2018 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *