Microsoft Surface kembali hadir lewat Surface Laptop Ultra, laptop premium dengan prosesor Nvidia RTX Spark. Microsoft memosisikan perangkat ini sebagai lawan MacBook Pro M5. Laptop Microsoft Surface terbaru ini sudah membuka pre-order.
Laptop Microsoft Surface Pertama dengan Nvidia RTX Spark

Surface Laptop Ultra menjadi laptop pertama Microsoft yang memakai prosesor Nvidia RTX Spark. Microsoft memperkenalkannya pada Kamis, 8 Oktober 2026. Engadget melaporkan peluncuran ini.
Microsoft membuat laptop ini untuk profesional dengan pekerjaan berat. Cakupannya meliputi desain kreatif, pengembangan software, AI, engineering, dan pemodelan 3D. Nvidia sendiri membuat prosesor RTX Spark untuk kebutuhan AI.
Microsoft membandingkan laptop ini langsung dengan MacBook Pro M5 dalam klaim layar dan performa. Bagian berikut menjabarkan klaim tersebut satu per satu. Semua angka berasal dari pihak Microsoft.
Layar Mini-LED 15,3 Inci dengan Kecerahan 2.000 Nits
Surface Laptop Ultra memakai layar sentuh Mini-LED PixelSense Ultra berukuran 15,3 inci. Resolusinya 3270 x 2180 pixel dengan rasio 3:2. Rasio ini memberi ruang vertikal lebih luas dibanding layar 16:9.
Layar ini mendukung dynamic refresh rate hingga 120Hz. Artinya, laju penyegaran layar menyesuaikan konten yang tampil. Teknologi semacam ini umumnya membantu menghemat daya saat layar menampilkan gambar statis.
Tingkat kecerahannya mencapai 2.000 nits, dan layar ini mendukung Dolby Vision IQ. Kecerahan setinggi itu berguna saat mengedit atau menonton konten HDR. Microsoft menyebut kecerahan HDR puncaknya 25% lebih tinggi daripada MacBook Pro M5.
Sebagai pembanding, layar laptop kantor biasa umumnya berada di kisaran 300 hingga 400 nits. Selisih sebesar itu terasa saat bekerja di ruangan terang atau dekat jendela. Dolby Vision IQ juga menyesuaikan tampilan dengan cahaya sekitar.
Microsoft juga mengklaim ini layar paling cerah dan paling tajam di jajaran Surface. Pengujian independen nantinya akan memastikan klaim tersebut. Sampai saat itu, angka itu tetap berstatus klaim pabrikan.
Spesifikasi Prosesor, RAM, dan Penyimpanan
Microsoft menyiapkan dua konfigurasi untuk Laptop Microsoft Surface ini. Versi dasar memakai RTX Spark N1X dengan CPU 18-core. Versi yang lebih bertenaga memakai RTX Spark dengan CPU 20-core.
Versi dasar mendukung RAM hingga 32GB. Versi 20-core bisa memakai RAM hingga 128GB. Penyimpanan SSD tersedia hingga 2TB, dan pengguna bisa menambah kapasitas sendiri.
| Komponen | Versi Dasar | Versi Bertenaga |
|---|---|---|
| Prosesor | RTX Spark N1X, CPU 18-core | RTX Spark, CPU 20-core |
| RAM maksimal | 32GB | 128GB |
| Penyimpanan SSD | Hingga 2TB | Hingga 2TB |
RAM 128GB berguna untuk proyek 3D besar dan beban kerja AI yang haus memori. Pengguna yang hanya mengedit dokumen dan menulis kode ringan cukup memilih versi dasar. Pilihan akhir tetap bergantung pada anggaran dan jenis pekerjaan.
Opsi menambah SSD sendiri patut diperhatikan. Pengguna tidak perlu membeli kapasitas mahal sejak awal. Mereka bisa menaikkan kapasitas ketika data proyek mulai menumpuk.
Klaim Performa Melawan MacBook Pro M5 Pro
Microsoft membandingkan laptop Microsoft Surface ini dengan MacBook Pro bercip M5 Pro. Menurut Microsoft, laptop ini unggul pada tiga tugas berikut.
Pembuatan video 6,2 kali lebih cepat
Pembuatan gambar 4,3 kali lebih cepat
Pemrosesan token pertama 2,1 kali lebih cepat
Pembuatan video dan gambar mengacu pada tugas AI yang berjalan langsung di laptop. Tugas semacam ini memakan memori dan tenaga komputasi besar. Karena itu, Microsoft memamerkan angka tersebut.
Metrik token pertama mengukur seberapa cepat model bahasa AI mulai menjawab. Semakin kecil jedanya, semakin responsif asisten AI yang berjalan di laptop.
Perhatikan acuan Microsoft yang berubah-ubah. Klaim layar mengacu pada MacBook Pro M5, sedangkan klaim performa mengacu pada varian M5 Pro. Samakan varian saat membandingkan harga dan spesifikasi.
Angka-angka tersebut belum melewati uji pihak ketiga. Pembeli sebaiknya menunggu ulasan independen sebelum memutuskan. Pengujian pada aplikasi yang kamu pakai sehari-hari memberi gambaran paling akurat.
Touchpad Haptic, Port, dan Magnetic Connect
Microsoft memasang haptic touchpad pada Surface Laptop Ultra. Microsoft mengklaim ukurannya 30% lebih besar daripada touchpad laptop 15 inci pada umumnya. Area seluas itu memberi ruang gerak jari yang lebih lega. Ruang seperti ini membantu saat mengatur timeline video atau banyak jendela.
Pilihan port-nya cukup lengkap. Laptop ini punya USB-C, USB-A, HDMI, audio jack 3,5mm, dan SD card reader. Pengguna kreatif bisa memindahkan data dari kartu SD tanpa adaptor tambahan.
Ada juga port baru bernama Magnetic Connect. Cara kerjanya mirip MagSafe di MacBook. Port ini menggabungkan pengisian daya magnetik dengan kabel USB-C tradisional.
Konektor magnetik biasanya mudah terlepas saat kabel tertarik tanpa sengaja. Sifat ini bisa mengurangi risiko laptop tertarik jatuh dari meja. Microsoft belum menjelaskan kekuatan magnet pada port ini.
Siapa yang Cocok Memakai Laptop Ini
Surface Laptop Ultra menyasar profesional yang bekerja dengan beban berat. Editor video dan desainer 3D akan paling merasakan layar cerah dan kapasitas RAM besar. Pengembang software bisa memanfaatkan CPU 20-core dan port yang lengkap.
Pengguna AI yang menjalankan model di laptop mendapat prosesor khusus untuk tugas tersebut. Pengguna harian dengan kebutuhan ringan tidak perlu laptop sebesar ini. Harga mulai Rp 46,5 juta juga menjadi bahan pertimbangan.
Konfigurasi 18-core cocok untuk pekerjaan menengah seperti penyuntingan foto dan pengembangan web. Konfigurasi 20-core lebih masuk akal bagi pengguna yang rutin merender proyek besar. Keputusan sebaiknya mengikuti beban kerja nyata, bukan angka tertinggi di atas kertas.
Baterai, Bobot, Warna, dan Harga
Baterai Surface Laptop Ultra bertahan hingga 15 jam untuk memutar video. Bobot laptop ini 2 kg. Pilihan warnanya Platinum dan Nightfall.
Bobot 2 kg cukup terasa bila kamu membawanya setiap hari. Karena itu, laptop ini lebih cocok untuk pengguna yang sering bekerja di meja. Pengguna yang sering berpindah tempat perlu menimbang hal ini.
Angka 15 jam berasal dari skenario memutar video. Pemakaian berat seperti render atau model AI akan menguras baterai lebih cepat. Selalu bawa charger bila jadwal kerjamu padat.
Microsoft membuka pre-order dengan harga mulai USD 2.599, atau sekitar Rp 46,5 juta. Laptop tersedia mulai 16 Oktober. Harga rupiah hanyalah konversi perkiraan.
Jadwal itu berarti ulasan pertama kemungkinan muncul dalam waktu dekat. Pembeli yang sabar bisa menunggu hasil uji sebelum membayar. Pembeli yang ingin cepat bisa langsung memesan lewat pre-order.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Pre-order
Pre-order sering berjalan sebelum ulasan independen terbit. Karena itu, periksa beberapa hal berikut sebelum membayar.
Hasil uji layar dan baterai dari reviewer independen
Dukungan aplikasi yang kamu jalankan pada prosesor RTX Spark
Pilihan RAM dan SSD yang sesuai dengan pekerjaan
Ketersediaan resmi dan layanan purna jual di Indonesia
Poin pertama paling penting karena semua angka performa masih berasal dari Microsoft. Poin kedua menentukan apakah aplikasi harian berjalan lancar. Bandingkan juga harganya dengan MacBook Pro M5 Pro.
Sumber berita belum menyebut jadwal resmi untuk pasar Indonesia. Pantau terus kabar terbaru Laptop Microsoft Surface ini dari Microsoft Indonesia. Baca artikel menarik lainya hanya di Ruangbacaku