Claude AI ungguli Gemini dan ChatGPT dalam survei kepuasan pengguna asisten AI terbaru di Inggris. Survei ini digelar oleh YouGov BrandIndex selama periode 1 Maret sampai 31 Juli 2026. Hasilnya menempatkan Claude sebagai asisten AI dengan skor kepuasan tertinggi di antara para pesaingnya.
Skor kepuasan bersih Claude mencapai 56,2 poin pada periode tersebut. Angka ini jauh melampaui Gemini milik Google yang hanya meraih 46,5 poin. ChatGPT dari OpenAI menempati posisi ketiga dengan skor 46,0 poin. Alexa, Copilot, Siri, dan Grok tertinggal lebih jauh lagi di bawah tiga nama besar tersebut.
Hasil ini muncul di tengah persaingan asisten AI yang berlangsung sangat ketat sepanjang 2026. Banyak pihak memprediksi ChatGPT akan tetap memimpin karena basis penggunanya sangat besar. Kenyataannya, survei YouGov BrandIndex justru mencatat hasil yang tidak sesuai prediksi tersebut.
YouGov BrandIndex sendiri merupakan lembaga riset yang rutin memantau persepsi publik terhadap berbagai merek global. Metode survei ini menggabungkan penilaian dari pengguna aktif dan mereka yang pernah memakai layanan tersebut. Pendekatan ini membuat hasilnya dianggap lebih menyeluruh dibanding survei kepuasan pada umumnya.

Skor Kepuasan Tertinggi di Kalangan Pengguna Inggris
Survei YouGov BrandIndex mencatat pola menarik pada hasil kepuasan pengguna Claude. Keunggulan Claude terlihat jelas pada kelompok pengguna aktif maupun pengguna yang jarang memakai layanan ini. Bahkan mantan pengguna yang sudah berhenti memakai Claude tetap memberi penilaian tinggi terhadap layanan tersebut. Pola ini jarang ditemukan pada produk teknologi lain.
Kondisi tersebut berbeda jauh dari yang dialami Grok. Grok justru mencatat skor kepuasan sangat rendah dari kalangan mantan pengguna, yaitu -4,7 poin. ChatGPT, DeepSeek, dan Grok juga menunjukkan kesenjangan lebar antara penilaian pengguna aktif dan mantan pengguna. Data ini menunjukkan loyalitas pengguna Claude jauh lebih stabil dibanding para kompetitornya.
Beberapa poin penting dari hasil survei ini meliputi:
- Claude AI meraih skor kepuasan bersih tertinggi, yaitu 56,2 poin.
- Gemini menempati posisi kedua dengan skor 46,5 poin.
- ChatGPT berada di posisi ketiga dengan skor 46,0 poin.
- Grok mencatat skor kepuasan mantan pengguna paling rendah, yaitu -4,7 poin.
Peran Opus 4 dalam Membangun Reputasi Claude
Reputasi positif Claude pada survei ini banyak dibangun oleh model seri Opus 4. Versi 4.6 hingga 4.8 dari model ini dikenal luas karena responsnya yang lugas dan langsung ke inti pembahasan. Pengguna hanya menerima jawaban sesuai permintaan tanpa tambahan yang tidak perlu. Model ini juga jarang memproses permintaan sederhana secara berlebihan.
Selain itu, Opus 4 dikenal memiliki gesekan rendah saat menangani permintaan kecil dari pengguna. Model ini tidak menjalankan proses berpikir panjang kecuali pengguna memintanya secara khusus. Opus 4 pun tidak menjelaskan rencana kerja secara bertele-tele sebelum memberi jawaban. Pengguna berat menjadi kelompok yang paling menghargai gaya kerja seperti ini.
Karakteristik lain yang disukai pengguna adalah minimnya narasi berlebihan pada setiap respons. Claude versi lama jarang menjelaskan rencana kerjanya secara panjang lebar kepada pengguna. Model ini juga tidak melakukan verifikasi pekerjaan yang sebenarnya tidak diminta oleh pengguna. Gabungan sifat-sifat inilah yang membuat pengalaman memakai Claude terasa efisien.
Pengembang aplikasi dan pekerja profesional termasuk kelompok yang paling merasakan manfaat gaya kerja ini. Mereka membutuhkan jawaban cepat tanpa harus membaca penjelasan panjang sebelum hasil akhirnya muncul. Faktor kecepatan dan efisiensi inilah yang mendorong banyak pengguna bertahan memakai Claude dalam waktu lama. Loyalitas semacam ini turut menjelaskan mengapa Claude AI ungguli Gemini dan ChatGPT pada survei kepuasan tahun ini.
Perubahan Sikap Opus 5 Usai Peluncuran
Anthropic resmi merilis Opus 5 pada 24 Juli 2026, mendekati akhir periode survei berlangsung. Karena waktu rilis yang begitu dekat, kontribusi model ini terhadap skor kepuasan keseluruhan masih sangat kecil. Meski begitu, sejumlah perubahan pada model baru ini mulai memicu reaksi dari para penggunanya. Reaksi tersebut muncul cukup cepat di berbagai forum pengguna.
Opus 5 membawa respons default yang jauh lebih panjang dan detail dibanding versi sebelumnya. Model ini lebih sering menjelaskan proses kerjanya kepada pengguna, termasuk melakukan verifikasi mandiri tanpa diminta. Opus 5 juga cenderung membagi tugas ke beberapa sub-agen secara otomatis. Sejumlah pengguna menilai gaya kerja baru ini terasa lebih rumit dibanding sebelumnya.
Keluhan pengguna umumnya berpusat pada satu hal, yaitu permintaan sederhana yang berubah menjadi proses panjang. Sifat pengendalian diri pada respons Claude versi lama justru menjadi alasan utama banyak orang menyukainya. Perubahan mendasar pada Opus 5 dianggap menghilangkan sebagian ciri khas tersebut. Anthropic sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan ini.
Sejumlah pengguna di forum daring membandingkan gaya kerja Opus 5 dengan model versi lama secara langsung. Mereka menilai proses kerja yang lebih rinci sebenarnya berguna untuk tugas kompleks. Namun, pendekatan yang sama justru terasa berlebihan ketika diterapkan pada permintaan harian yang sederhana. Perdebatan ini menjadi bahan diskusi hangat di kalangan pengguna aktif Claude.
Berikut ringkasan skor kepuasan bersih dari beberapa asisten AI populer berdasarkan survei YouGov BrandIndex.
| Asisten AI | Skor Kepuasan Pengguna Aktif | Selisih dengan Mantan Pengguna |
|---|---|---|
| Claude AI | 56,2 | Tetap tinggi |
| Gemini | 46,5 | Sedang |
| ChatGPT | 46,0 | 63,7 poin |
| DeepSeek | - | 62,5 poin |
| Grok | - | 62,4 poin, mantan pengguna -4,7 |
Persaingan Ketat di Sektor Asisten AI
Perubahan perilaku pada Opus 5 memunculkan keluhan baru di kalangan pengguna setia Claude. Banyak pengguna merasa versi terbaru ini terlalu panjang dalam merespons permintaan sederhana. Sifat ini berbeda dari karakter ringkas yang membuat model sebelumnya begitu digemari. Secara teknis, Opus 5 sebenarnya melampaui Opus 4.6 pada hampir semua tolok ukur kemampuan.
Hasil survei YouGov justru menunjukkan bahwa kenyamanan pemakaian lebih menentukan kepuasan pengguna dibanding kemampuan teknis semata. Kemampuan model yang canggih ternyata tidak selalu sejalan dengan kepuasan penggunanya. Faktor kenyamanan dan gaya interaksi justru menjadi penentu utama dalam survei ini.
Persaingan di sektor asisten AI juga semakin ketat seiring hadirnya Codex dan berbagai model open source lain. Para pesaing mulai mengejar ketertinggalan dari sisi kapabilitas teknis secara cepat. Situasi ini memaksa setiap penyedia layanan AI untuk memperhatikan pengalaman pengguna secara lebih serius. Fakta ini membuktikan Claude AI ungguli Gemini dan ChatGPT karena kenyamanan interaksi, bukan semata kekuatan teknis.
Anthropic kemungkinan besar akan menghadapi tekanan dari pengguna setianya terkait arah pengembangan Opus 5. Perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara peningkatan kemampuan teknis dan kenyamanan pemakaian. Jika keseimbangan ini terjaga, posisi Claude AI ungguli Gemini dan ChatGPT berpotensi bertahan pada survei berikutnya.
Pengguna di Indonesia turut memantau perkembangan ini karena banyak pekerja kreatif dan profesional mulai bergantung pada asisten AI. Pemilihan platform yang tepat menjadi pertimbangan penting bagi individu maupun perusahaan kecil. Hasil survei YouGov BrandIndex bisa menjadi salah satu acuan sebelum memilih layanan asisten AI untuk kebutuhan harian. Baca artikel & informasi menarik lainya hanya di Ruangbacaku